.................................................................

.................................................................

Jumat, 08 Mei 2015

Fan Fiction The Dark Moonlight-(Sooyoung SNSD+Jo Kyung Ho)


FF-THE DARK MOONLIGHT
Part 4
Title : “The Dark Moonlight”
Author : jung rae ah
Cast : Choi Sooyoung, Jo Kyung Ho, Wo Bin, Jessica Jung, Tylor Kwon
Genre : sad, friend ship, romance
Disclaimer :
“tiap cast di FF ini adalah milik Tuhan dan Ortu masing-masing”
“no bash# no fanwar”
Disclaimer facts :
*Sooyoung SNSD is Jo Kyung Ho’s Girlfriend,
*jessica SNSD is Tylor Kwon’s Girlfriend,
*Krystal Jung is Jessica’s younger sister


..........................................................................................................................................
“Sebanyak apapun aku bicara, kau tak mau mendengarku
Kau menghempaskan lagi dirimu padanya
Mengapa kau memilih mimpi yang berbahaya
Sekarang berhentilah, biarlah hatimu beristirahat
Hatiku hancur berkeping-keping melihatmu
Kau yang bermandikan cahaya bulan
Aku tak pernah melihat raut wajah yang mempesona seperti itu
Aku masih terdiam menatapmu
Hingga pada akhir pandanganku
Sebuah tempat dimana aku tak dapat meraihmu
Dimana aku tak bisa menyentuhmu
Pantulan dalam air bukanlah orang itu
Itu adalah cerita sedihmu yang tak terpenuhi
Semakin kau dekat padanya semakin sakit kau dapat
Cinta itu, hentikanlah... hentikanlah...
Cinta itu, hentikanlah... hentikanlah...
Aku berteriak padamu seperti ini
Janganlah pergi, sayapmu akan basah”
...........................................................................................................................................
            Woo Bin yang masih menyelinap didekat pintu. Ia terharu melihatnya keduanya. Dan hingga menjelang pagi, Sooyoung tak bisa berbuat apa-apa. Ia tersenyum melihat tingkah Kyung Ho dalam ketidaksadarannya.
            “sebenernya, kau pasti tak ingin melepasku. Sampai-sampai kau seperti ini. Aa... kau ini! Jeongmal....” ketika itu, dokter memasuki ruangan Kyung Ho. Dokter itu hanya menggelengkan kepalanya.
            “pasien aneh....” kata-kata yang terucap dari bibir dokter itu. hingga waktu silih berganti malam, keadaan masih sama. dokter kembali memasuki kamar Kyung Ho.
            “ada apa dengan pasien ini? Pasti sedang bermimpi! Mimpinya aneh sekali!” heran dokter pada Kyung Ho.
            “ahh... iya dok, kalo begini mana bisa aku pulang! Aniya.. ” Sooyoung menimpali.
            “tunggulah, mungkin setelah ia sadar, ia akan langsung sembuh... hahaha”
            “terserah dokter. Tapi dok! Aku melihatnya saja sudah sakit hati, tapi kalau tau begini... aaa... aku gak tau ah,” curhat Sooyoung pada dokter itu.
            “maaf, saya bukan dokter cinta!” ucap si dokter, “saya tidak melayani kasus-kasus yang seperti anda alami,” tambah dokter itu.
            “heleh... iya dok,,,, ternyata disini ada dokter konyol seperti anda! Siapa nama anda? Ui ileum en muoes ibnikka? Naega Sooyoung imnida,”
            “naega Tylor Kwon imnida.” Jawab dokter itu singkat.
            Sooyoung terdiam mendengarnya. Tylor Kwon!!!!! Kekasih Jessica Jung itu. dia dokter yang menangani Kyung Ho. Sooyoung semakin takut sejadi-jadinya. Apa boleh buat, rasanya.... disini, Sooyoung ingin kabur saja. Melihat wajah dokter itu yang hanya tersenyum padanya.
            “ah sireo.... andwea..!!!!!! kau Tylor Kwon!!!!!” teriaknya dalam hati, “bagaimana jika Kyung Ho terbangun!!? Jangan....... jangan malam ini!!!” pintanya dalam hati.
            Tylor Kwon berbisik pada Sooyoung yang melamun ke arahnya...
            “kau masih sakit hati?”
            “maldo andwea!!!!!!!!!!” sentak Sooyoung yang terkejut atas bisikan aneh itu.
            “oh.. “
            Sooyoung semakin tidak betah didalam ruangan itu. suasana memanas dalam hatinya. Tapi, karena hanya masalah sepele, tak mungkin Sooyoung akan marah tanpa alasan.
            “dokter Tylor. Bisakah kau pergi dari sini?” tanya Sooyoung.
            “waeyo? Aku belum selesai memeriksa pasien ini!”
            “pasien ini mantan pacarmu, kau pasti akan ... aa....” pikir Sooyoung yang semakin merajalela kemana-mana.
            “mmm... aku malu kau disini. bisa-bisa aku nanti....”
            “malu kenapa? Waeyo? Kau benar-benar aneh!!! Neomu neomu....” Tylor mulai bercanda dengannya.
            “Annyeong haseyo!!!!” Sapa Jessica Jung memasuki kamar itu.
            Sooyoung memekik mendengar suara Sica. Sooyoung menutupi wajahnya dengan apa pun yang ada didekatnya.
            “Sica!!!!! Kapan kau tiba? Ayo... jangan diruang pasien jika ingin menemuiku!” ujar Tylor pada Sica.
            “aku pergi dulu. Sooyoung.... Salam kenal denganmu!”
            “iya.. iya... nde” jawabnya. “cepatlah pergi!!!” batinnya.
            Tylor Kwwon pegi bersama Sica. Kemudian...........
            “kapan aku bisa pulang Kyung Ho kalo kau seperti ini? Ireohkae! Jinjjaeyo?” Woo Bin tiba dari kampusnya membawa sebuah keranjang berisi buah-bahan.
            “bagaimana?” tanya Woo Bin meletakkan keranjang yang penuh itu.
            “ah.?. ha..?. o.. entahlah... ditunggu saja,” jawab Sooyoung .
            Akhirnya, malam itu juga Kyung Ho tersadar. Wajahnya tampak lebih terang dari sinar bulan purnama malam itu.
            “Mianhae.... Gomawo...” Kyung Ho mengeluarkan dua patah kata pada Sooyoung.
            “gwenchanayo...” Sooyoung pergi meninggalkan Kyung Ho
            “Sooyoung ah!!!” Kyung Ho berteriak padanya, namun Sooyoung tak dapat menghempaskan dirinya untuk sekarang.
            “mianhae Kyung Ho... Saranghaja.... hanya waktu yang akan menjawab” ucap Sooyoung singkat didekat pintu kamar itu.

“Seakan tak terjadi apapun
Kau memaksakan tersenyum padaku
Tapi bahu putihmu yang lembut
Mulai bergetar, kuberi tahu kau
Bersandarlah padaku
Lepaskan segalanya dan datanglah padaku
Saat senja tiba dan bulan muncul
Kau bisa pergi dan terbang kesana”

The End

            Mian Ending gak jelas. Thanks for reading!!! Gomawo^^

Fan Fiction The Dark Moonlight (Sooyoung SNSD+Jo Kyung Ho)



FF-THE DARK MOONLIGHT
Part 3
Title : “The Dark Moonlight”            
Author : jung rae ah
Cast : Choi Sooyoung, Jo Kyung Ho, Woo Bin, Yoo Jung
Genre : sad, friend ship, romance
Disclaimer :
“tiap cast di FF ini adalah milik Tuhan dan Ortu masing-masing”
“no bash# no fanwar”
Disclaimer facts :
*Sooyoung SNSD is Jo Kyung Ho’s Girlfriend,
*jessica SNSD is Tylor Kwon’s Girlfriend,
*Krystal Jung is Jessica’s younger sister

All story was continue ................................................................................................
“I began recall everything that I left behind
You’re my peter pan
This world so lonely without you
Let’s back to our neverland
Our memories are there
All our laughter, smiles, everything’s still there
You’ll always be my peter pan
no matter how long I have to stand
i’ll wait here for you
Because it’s not the end I know I will meet you again”
*English trans of EXO_peter pan

...........................................................................................................................................
Semua ini terlalu rumit. Rumit dalam arti segalanya. Suatu ketika, sepulang dari kampusnya, ia semakin ngenes melihat tugas sekolah yang menumpuk diatas kasurnya.
            “aniyaaa... mwo? Hesss... Melihat buku ini saja aku sudah malas membukanya,” Sooyoung pun terbaring di tempat tidurnya diantara buku-buku itu, “dia itu, huh... sungguh, aku tak bisa menahan ini semua. (melamun, dan... ) Aaaa....... namja? Apa bagusnya? Mulai sekarang tancapkan NAREUL NAMJA EOBSIE JAL SARA (I DON’T NEED A MAN). Namja bisa membuatku bahagia, tapi juga menangis. Menangis luar dalam,” hal ini memang sangat konyol. Sooyoung juga tak mengerti mengapa ini harus terjadi padanya.
            “asshhh... anggap saja aku free. Tidak ada namja tidak terlalu buruk. A sepertinya aku harus keluar rumah untuk refreshing sebentar. Tapi bagaimana dengan nasib tugasku ini ya? Eottokhaeyo??? Mmm... (berfikir) biarlah. Aku ingin bersenang-senang dulu untuk melupakan semua ini. Fighting Sooyoung!” perlahan ia melangkah keluar rumah menuju City Mall. Disana, saat Sooyoung mencari makan dan memesannya, lalu duduk disalah satu tempat, ia berjumpa dengan temannya.
            “Sooyoung?” sapa seseorang dari belakang. Sooyoung yang sedang melamun,  tak dapat memperhatikan suasana. Tak sabar, Orang itu langsung memukul pundak Sooyoung.
            “aaahh... (menengok) niga mwonde? Mwo? Yoo jung? Hei... apa-apaan kau ini?” sentak Sooyoung pada Yoo jung.
            “annyeonghaseyo!!! haha... kau tampak sedang banyak pikiran ya? Bagaimana kabarmu dan Kyung Ho?” tanya Yoo Jung yang dihadapannya.
            “Kyung Ho? Aku sudah tidak memikirkannya lagi. Jangan mengingatkanku padanya, dia dan Jessica Jung,” bincangnya bersama Yoo Jung yang sedang makan semangkuk mi ramen.
            “uhuk (keselek) hah? Jessica? Lagi? Maunya itu apa? Aku tidak terima! Uhuk uhuk....” protes Yoo Jung sambil minum sebotol minuman dingin. “lalu bagaimana denganmu? Noman jeolasse? Gwenchana Sooyoung? Apa aku perlu menghajarnya?” tambahnya.
            “udah udah... jangan begitu kau ini. Kau lihat aku? Aku tak sedih sama sekali. Naneun gwenchana,” hibur Sooyoung pada Yoo Jung agar tak menghawatirkannya, Sooyoung memberinya senyum lebar.
            “yang benar saja??? Lalu itu apa yang mengalir dipipimu? Kau ini! gojitmariya, tak usah berbohong!” Yoo Jung menasehati Sooyoung.
            “ah ini? Ini hanya air mata!” seru Sooyoung
            “arrgghh...baiklah. mmm... hei ngomong-ngomong, sepertinya kau salah memilih menu makanan.” Ujar yoo jung. “hah? Salah pesan? Kurasa tidak!” sentaknya pelan.
“Kau ini memesan chicken american balado, padahal kau tak suka daging. Terus minumannya es krim, rasa coklat lagi! Bukankah itu akan membuatmu semakin kehausan?!!! Hebat!!! Demi Kyung Ho kau salah makan!” canda Yoo Jung pada Sooyoung.
            “kau ini! Kubilang jangan sebut namanya. Kalau masih bahas aku sawat ayam nohh.... noh...” Sooyoung mulai berapi-api.
            “ee... eee... nde chingu!!! Jangan dong!! Just kidding kok!” mohon Yoo Jung pada Sooyoung.
...........................................................................................................................................

            Malam yang menakjubkan. Bulan bersinar ditengah sinar rasi-rasi bintang. Langit malam bertabur kebahagiaan. Namun, berjuta kesedihan dan kegelapan melumat dibawah sinarnya. Choi Sooyoung! Kini entah apa yang sedang dipikirkan gadis itu.
            “sudah kubilang aku tidak mengingatnya lagi, tapi...” Sooyoung hanya meratapi semuanya.
            Tiba-tiba saja awan hitam mulai menghalangi cahaya malam itu. ya, hujan pun turun. Membuat malam semakin dingin merayakan kegelisahan tak berujung itu. lagi-lagi, entahlah, Sooyoung merasakan feeling yang amat buruk. Sooyoung hanya menggenggam ponselnya disamping lembar kerja yang harus ia kerjakan. Ponselnya berdering .... kriiiinggg....
“woo bin? Menelfon? Ada apa ya?” tanyanya dalam hati. Sooyoung mengambil nafas panjang, lalu menjawab panggilan itu.
            Belum sempat mengucapkan salam, Woo Bin sudah memotong pembicaraan dan berkata, “Kyung Ho kecelakaan!!!” ,,, “mwoya? Aku tak mendengar apapun. Disini hujan semakin deras, kau pasti dijalan ya? Berisik sekali. Aku benar-benar tidak mendengar dengan jelas. Ada apa? Mwoya?” teriaknya di ponsel yang ia letakkan didepan mulutnya.
            “Kyung Ho!!!!!!! Ke-ce-la-ka-an!!!!!!!!!” tegas Woo Bin.
            “kyung Ho? Apa? Ada apa lagi dengannya? Yang jelas!!!!” Sooyoung amat penasaran. Namun, panggilan itu ditutup begitu saja oleh Woo Bin.
            “apa maksudnya menelfonku lalu berkata “Kyung Ho!!! Kyung Ho!!!” tak ada hubungannya denganku,” ucap dibibirnya, padahal ia menahan sejuta kekhawatiran.
            Selang 5 detik, ia menerima pesan dari Woo Bin. Yang isinya,
“Kyung Ho kecelakaan! Dia membutuhkanmu sekarang!!! Datanglah ke RS dekat kampus!!! Aku tak berbohong padamu, aku mohon...”
karena pesan itu.... rasanya darah tak dapat mengalir lagi. Ia terdiam sejenak, ia merenung. Mungkin ia berkata tak akan mengingatnya, tapi itu hanyalah sebuah ilusi. Meski hujan petir, ia tak peduli, ia tetap bergegas ke Rumah Sakit. Rintangan apapun ia hadang meski harus sakit-sakitan. Demi Jo Kyung Ho itu!
            Ia hanya berlari menuju kesana. Tanpa mantel, payung, atau apapun. Perjalanan yang sangat mencekik. Gelap, dingin, petir menyambar-nyambar, yang semakin membuatnya ketakutan dan panik dalam hati.
“apakah Kyung Ho baik-baik saja?” Ia berlari makin cepat. Rumah Sakit itu sangat jauh jaraknya. Disaat ia lelah, ia akan meminum sedikit air hujan #WOW.  dibalik langkah yang kian berat, ia berusaha tegar. Dibawah lampu jalan, kakinya terhenti. Ia melihat telapak tangannya yang memutih seperti tangan mayat. Wajahnya memucat, ia teringat persis saat ia remaja, ia pernah menderita anemia. Saat suhu ruangan turun sedikit saja, telapak tangannya akan mudah putih seperti itu. tapi itu hanya masa lalu karena kini ia telah sembuh.
            “aku lelah... uhh tapi aku tak boleh berhenti, Rumah Sakit sudah dekat!” saat Sooyoung bangkit, namun ia terjatuh. Tubuhnya menolak untuk kembali berjalan ditengah hujan. ia mencoba kembali bangkit dan terjatuh lagi. Sedikit demi sedikit, air mata terus menetes dari ujung matanya. Tiba-tiba tubuhnya terbaring dipinggir jalan. Tapi ia terus memaksa. Dan terjatuh lagi. Disamping itu ia mendengar suara seseorang memanggilnya. “Sooyoung?” Samar-samar ia melihat sosok membawa payung lalu meraih tangannya. Sosok itu menolong Sooyoung.
            Sooyoung berdiri didepan orang itu. dan betapa terkejutnya bahwa yang ia lihat adalah Woo Bin.
            “kau tak seharusnya seperti ini,” Woo Bin mengalihkan payung itu kepada Sooyoung, lalu menuntunnya ke Rumah Sakit. Tanpa berkata-kata, Sooyoung hanya pasrah karena energinya telah terkuras sejauh ini.
            Sesampainya, Sooyoung melihat Kyung Ho benar-benar terlihat lebih sakit dan menderita daripadanya.
“mengenaskan bukan?” tanya Woo Bin dengan nada putus asa. Ia pun melangkah pergi.
            “tunggu! (Woo Bin terhenti) lalu dimana Sica?” tanya Sooyoung sebelum ia menemani Kyung Ho yang dalam ketidaksadarannya. Woo Bin mencoba tenang dan berbalik menjelaskan semua pada Sooyoung.
            “tadi itu, saat Kyung Ho pergi membeli peralatan prakteknya esok, ia bertemu Sica dating bersama Tylor Kwon. Dijalan ia kepikiran dan tertabrak truk. Sebenarnya, Kyung Ho tak menyukai Sica yang sekarang. Ini hanya untuk melupakanmu dan memalingkanmu padaku. Sekarang kau tahu itu,” Mereka terdiam, Woo Bin mengalihkan pembicaraan, “Hey! kau tampak kedinginan Sooyoung,” Woo Bin menyandarkan jaketnya lalu pergi dengan langkah berat.
            Perlahan ia memandang Kyung Ho lebih dekat. Wajahnya penuh dengan luka, tubuhnya tak berdaya, kulitnya putih memucat. Lebih pucat dan dingin darinya. Monitor pendeteksi detak jantung kian menunjukkan bahwa Kyung Ho tak akan lama lagi dapat ia lihat. Tiba-tiba Kyung Ho mengigau mendekap tangan Sooyoung. “a... kyung Ho! Kau bermimpi apa ini? Hah..”
(back song_exo-moonlight)
“seiring dengan datangnya malam,
Kau menghampiriku perlahan
Menyingkirkan kegelapan dan membangunkanku dari tidurku
Dan melalui jendela yang terbuka kau meninggalkanku
Apakah kau tersesat lagi? Kau... kau... kau...
Angin malam masih terasa dingin... bangunlah
So, baby hold on
Aku tak bisa meninggalkanmu sendiri
Maka aku pun meninggalkan jalanku dan mengikutimu
Kau yang bermandikan cahaya bulan
Aku tak pernah melihat raut wajah yang mempesona seperti itu
Aku masih terdiam menatapmu
Hingga pada akhir pandanganku
Sebuah tempat dimana aku tak dapat meraihmu
Dimana aku tak bisa menyentuhmu
Pantulan dalam air bukanlah orang itu
Itu adalah cerita sedihmu yang tak terpenuhi
Semakin kau dekat padanya semakin sakit kau dapat
Cinta itu, hentikanlah... hentikanlah...
Cinta itu, hentikanlah... hentikanlah...
Aku berteriak padamu seperti ini
Janganlah pergi, sayapmu akan basah”

Be Continue............

Fan Fiction By My Self (Taeyeon+Baekhyun)



CHAPTER 1

 “By My Self!!!”
Cast: SNSD, EXO.
Main Cast : Kim Taeyeon, Park Chanyeol, Byun Baekhyun, Oh Sehun
Genre : friendship, humor, fantasy, etc
Disclaimer : semua cast milik tuhan dan ortu masing-masing, tidak mengenal plagiator, dan FF ini hanyalah imajinasi milik saya #hehe... ya pokoknya author minta maaf kalo ada kesalahan. Gomawo!!! :D ^.^
          “Inilah dunia sihir dalam imajinasiku, maaf kalo tidak memuaskan. Mungkin imajinasiku ini hanyalah sebagian kecil dari imajinasi para readers”
-author-


            “exo Planet!” tempat dimana dunia khayalmu akan berputar-putar. Kadang akan manis, kadang juga pahit dirasa. Sesuai apa yang sedang kau imajinasikan. Waktu 1 hari akan terasa 20 tahun di Bumi. Suhunya sangat sempurna untuk kehidupan berbagai makhluk. Planet ini mengitari 2 bintang yang selalu menghangatkan plaet ini dan belum ada satu orang pun dari bumi yang pernah melihatnya, karena planet ini diproteksi oleh sebuah mantera aneh. Invisible.
Makhluk disini terlahir sendiri. Kim taeyeon terlahir dari mekar bunga matahari pertama dipagi hari, Byun Baekhyun terlahir dari serpihan sinar bulan dipagi hari, Park Chanyeol terlahir dari sebuah api yang terbang di angkasa, sehun dari gas dengan rumus kimia H + O3 + S + NO9= HO3SNO9 yang terhembus oleh pohon yang akan mati. #hehe... kalo di bumi, gak ada kali tumbuhan dalam proses respirasi mengeluarkan gas hidrogen + ozon! #jadinya(???)
                                 
All Story Is Begin:

“Taeyeon?” bisik Baekhyun didekat taeyeon yang tertidur di perpustakaan. “Nuna??? Bangun!!! gimana nih? Kok gak bangun-bangun sih.  Kan perpusnya mau tutup.” Baekhyun berusaha membangunkan Taeyeon yang tertidur pulas.
            Dibalik kesibukan Baekhyun itu, Chanyeol teriak-teriak gak jelas di perpus.
            “aaaa... baekki!!! Eoddiseo? Bekki!!! Jebal..... aa....!!!!!!” Chanyeol makin kejat-kejat diatas sebuah rak buku #waahhh....
            “dasar! Waeyo? Kesamber apaan tuh orang?” Baekhyun pun menghampiri chanyeol tanpa ikhlas... “hei chanyeol! Lo dimana sih? Eoddi?”
            “gue gue gue... ada disini... yo yo yo!!!” *aduh bang jangan nge-rap
            “dimana sih? Gua kok kagak ngeliat ya?” Baekhyun malah mencari-cari di kolong-kolong rak buku. “eh!!! Jangan-jangan lo hantu Chanyeol ya? ^?^ Hei hantu! Lo keluar! Ayo keluar! Cepetan! Gue gak takut sama e lo!!!”
            “mana hantu???” Chanyeol malah ketakutan.
            “jebal... gue disini!!! diatas sini!... aniya... Baekki!!! Diatas e lo!!!” Jelas Chanyeol pake gerak-gerakin raknya yang ada dideket baekhyun.
            “Baekhyun! Awath... chanyeol diatath thana! Mau jatuh ke e lo hyung!” teriak konyol si cadel bersama taeyeon yang hanya mangap-mangap melihat Chanyeol dengan gaya anehnya.
Baekhyun : “(menengok) apa sehun? Sorry tadi gue gak denger kalo ada lo disitu! Ahh... (terpesona) Taeyeon... (garuk-garuk kepala) ” baekhyun pun hanya memandang ke Taeyeon.  Namun naas, Yeoli menghantamnya... #BRAAKKK BRUKKKK BRUKKKK....SHRRREEKKKKSSS.... sangat sangat kereeennnn.... alhasil semua rak dalam perpus jatuh saling menghantam satu sama lain.
            “Baekhyun... Chanyeol! awath kathian bukunya!!!” sehun malah menolong rak itu, bukannya orangnya #huh...
            “Baekhyun, chanyeol!” Taeyeon langsung belari sekuat tenaga kearah mereka.
            “sehun! Cepat dorong rak ini dari mereka pake badaimu itu! ayolah!!! Sebelum mereka sekarat!” perintah Taeyeon.
            Baekhyun dan chanyeol makin konyol saja. Mereka saling menggigit satu sama lain karena tak tahan. Sementara badai terjadi, tiba-tiba saja pintu perpustakaan tertutup. #BRAKKKK.... “HANTUUUUUUUU!!!!!!!!!!!!” teriak sehun. “HANTUUUUUUUUUUU!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” teriaknya makin kencang.
“hey kau tenang. Biarlah hantu itu, sekarang tolong temanmu.” Taeyeon menenangkan sehun. “kau pasti bisa!” baekhyun menimpali.
Sebenarnya, Seohyun yang hari ini piket menjaga perpus telah menutup perpusnya dengan sebuah mantera. Jadi tidak ada hantu, tapi mereka yang ada didalam malah panik tanpa arah. Seohyun mendengar suara aneh mereka dari luar, namun seohyun mengira itu hanya kucing yang bertengkar dengan tikus.
Sehun pun berhasil, tanpa mengucapkan terima kasih, mereka berlari ke pintu dan berusaha mendobraknya. Chanyeol berusaha membakarnya dengan pheonixnya. Sehun mengeluarkan badainya tanpa arah... sedangkan baekhyun hanya bisa menerangi ruangan itu dengan cahayanya yang tinggal remang-remang gara-gara ketiban tubuh tiang listriknya Chanyeol.
“percuma chingu! Pintu ini tertutup oleh sebuah mantera. kita harus menunggu besok!” ucap Taeyeon sesal karena harus bermalam dengan ketiga makhluk konyol itu.
“ya tuhan!!! Tolong kamiii.... ini kan mau liburan... kite kan pengen seneng2 diluar.... kalo gini, bisa mati kita nanti, terus arwah kita penasaran. Ahhh....” keluh Taeyeon membanting dasinnya lalu duduk disebuah bangku.
“tenang nuna. Kau aman berthama kami!” sehun berlagak dewasa.
“kalian tak akan aman!” suara aneh “wakakaka...!!!”
“thiapa kamu? (mengeluarkan tongkat sihirnya) kau dimana (nyodorin tongkat sihirnya yang makin gak jelas)...... woyyy.... keluar cuiyyy!!!” si cadel emosi. Taeyeon terpaku akan hal itu, “aa... ooo... aaada... makhluk ... aa... ada makhluk invisible! Wahh gaswattt!!! (keluarin tongkat sihir.......#sreek) visual dream!!!”
Makhluk itu pun terlihat utuh didepan chanyeol. Tertawa terpingkal-pingkal melihat Taeyeon DKK. Sayangnya, makhluk itu telanjang. Oopsss... bukan manusia ya, makhluk ini sejenis makhluk jail yang invisible. Rambut diatas kepalanya mengeluarkan debu sihir pake ngadeg-ngadeg gitu. (?)
“sant? Kau Sant?” si Chanyeol nunjuk-nunjukin telunjuknya ke sant patah-patah. Baekhyun langsung berdiri dan terkagum-kagum. “wahhh... hebat!!! Aku bisa melihat sant!” jelasnya sambil mendekat dan menyinari sant itu dari atas sampe bawah,  “Asoy!!” batinnya. Yang lain juga ikut merapat.
 “alayy amat thih lo bang! Kayak gak pernah liat aja!”
“hoho... emang lu pernah liat beginian? Langka tau!” Baekhyun mempertahankan pendapatnya.
“enggak! Hehe...” *0_0 Ilfilll.....,*
“gak... enggaakkk!!!! Gak mungkin e lu lu lu lu semua bisa ngeliat gue!” si sant mengelak
“kau terkena mantera!” Taeyeon meyakinkan, “mmm... aku juga baru kali ini mencoba mantera ini! Bagaimana kau bisa disini sant?” taeyeon mencoba menyentuh wajahnya, Sant hanya tersenyum.
“gwenchana!” Sant membeku dalam sentuhan itu. Baekhyun cemburu melihatnya, hatinya memanas, matanya bersinar terang. Sehun menepuk punggung Baekhyun agar kepalanya agak sedikit sedikit mendingin.
“rasanya gue pengen muntah!” Baekhyun enek-eneken.
Ditengah itu, Chanyeol nglanjutin pembicaraan yang gak ada koneksinya sama hal itu.
“mmm... yo yo... gue lapeerrr!!!!! Perut gue serasa akan meletus!” Chanyeol merengek kelaparan, “eerrgghhhtt!!!” Chanyeol gulung-gulung gak jelas sampe jubahnya sobek. #haha...
“ya elahh.... jubahku! Jubahku ancurrr!!!!” *poor Yeoli*
“ehh... kita terkunci. Mana bisa cari makan?” cakap si Baekhyun sambil melirik terus ke arah Taeyeon.
“ehem... aku akan memberikan mantera pembuat makanan untuk kalian. Kau mau makan apa?” Taeyeon berjalan ke arah Chanyeol, Baekhyun, dan Sehun sambil menggandengi Sant. Baekhyun mencubit Chanyeol agar berlagak marah sepertinya.
“gak usah nuna. Kita panggil si kamjjong aja!” Baekhyun pun menelfon si Kamjjong lewat meja yang diubah Baekhyun jadi cermin yang bolong2. Toel2... si sehun deketin Baekhyun.
“thi kamjjong mana?” sihir Baekhyun kayak e emang salah. Tiba2 aja di cermin ada si Kamjjong lagi fitness. #aduh... kotak-kotaknya keliatan. Sehun langsung tutup mata, “apa itu? ahh aniya... mataku telah terkontaminasi!” sehun langsung muak,lari ke bawah tanah buat muntah2. (?)
“baiklah... ehem.. kita mau makanan paling enak! hey, cookey!!!...” tongkat sihir itu menerbangkan debu sihir dan... sharalalala... clingg... makanan pun tersaji lengkap dengan minumnya.
“wahhh... hebat! Kau penyihir baik yang pintar dan sangat cantik!” sant memujinya. baekhyun pun reflek, “aku tak mau makan....” Baekhyun ngambek yang mengeluarkan sinar menyala lalu padam berulang-ulang.
“wae geuraetdae?” Taeyeon tampak penasaran tanpa perasaan, dan Baekhyun berkata “naneun gwenchana. Makanlah nuna, mumpung masih hangat!” Mereka langsung menyantapnya hingga habis tanpa sisa seper 0, 000001 miligram, eks Baekhyun.
“kenapa dia ini? Detik ini ia sangat rapuh!” koceh Taeyeon dalam hati sambil menatap Baekhyun. selesai itu....
“hyung!” sehun memanggil...
“mwoya chagiya?” chanyeol menanyakannya
(author : #mwo? Chagiya? Kamu selingkuh dariku author ya oppa? (langsung nyawat sepatu ke yeoli)... si yeoli cuman monyong-monyong)
“hyung! thehun pengen pulang.......... aaaaaaaaaaaaa............. T_T T_T T_T.” sehun nangis sangat kencang dan keras. Hingga membuat benda disekitarnya bergetar.
“hhuh!!! Diam-diam-diam-diam-diam....!!!!!!!!!!!!! ini udah gelap tau! Baekhyun, e lo masih bisa gak mancarin cahaya lu ke kita kita?” Tiba-tiba gerombolan asap hijau datang dari sant itu.
“waaauuuwww... apaan tuh?” Sehun terkagum-kagum. ^o^
Dengan berat sant berkata, “maaf teman-teman! Aku tidak bisa bertahan lama jika dilihat oleh manusia exo planet. Setelah ini aku akan menghilang atau....”
“atau apaan? -_-” tanya Baekhyun greget, ia mengira si sant itu hanyalah manja-manja saja dihadapan Taeyeon.
“jika kalian bisa menemukan BLACKPEARL!” +_+
“Blackpearl? Tidak bukankah Blackpearl telah menghilang di dunia lain?” Taeyeon langsung pusing ½ mati. Ia pengen melihat sant menjadi manusia nantinya, karena dalam dongeng sant yang terlihat akan menjadi manusia jika itu memang ditakdirkan. Dan jika menjadi manusia, maka sant itu nantinya akan bertakdir dengan orang yang telah membuatnya selamat. Taeyeon berfikir keras, “Blackpearl  itu hanya ....” taeyeon berlari mencari buku kuno yang ada didalam perpustakaan. Ia melempari buku itu kesegala arah, bahkan mengenai si Chanyeol.
“hati-hati nuna! Huh hahhh....” perintahnya. Tapi Taeyeon tak peduli, Baekhyun ngeluarin tongkat sihirnya....
CLING
Yap, tongkat sihir yang tinggal separo, soalnya tadi patah pas ditubruk Chanyeol, “Flierstreamses!” ..... bhralalala... sihirnya gagal. Semua ikut melayang diudara... “bihun... tolong!!!” oopss... hanya sehun yang bisa mendarat ditanah. Tapi sehun bukannya menolong tapi malah melet-melet ke Baekhyun.

......BE CONTINUE....

Fan Fiction Blood Factory (Seohyun+Kyuhyun)


Blood Factory

Cast         : SNSD’s Seohyun, Xi Luhan, EXO’s Oh Se hoon,  Super Junior’s Choi Kyuhyun, BTS’s Jungkook, F(x)’s Krystal Jung, Infinite’s Myungsoo (L), Miss A’s Suzy
Genre      : fantasy, humor, action, Friendship, etc
Back song        : infinite-BTD, Luhan-Our Tomorrow, SNSD-Bad Girl, Winner-Confession, Suzy-You’re My Star
Disclaimer        : Cast milik tuhan+ortu masing2, FF ini milik saya “Jung Rae Ah”.

.............................................
~Prolog~
.............................................
~Seo Jo Hyun~ Krystal Jung~ Suzy~L~Luhan~Jungkook~Sehun~POV~
.............................................

Tetesan kebahagiaan, Kini tinggallah besi yang berkarat, Bulir2 senyuman, Kini menyusun mahkota kebencian.”
          Quote yang Seohyun ucapkan saat memasuki kelasnya. Dan pagi ini tidak lagi terdiam saja, melihat bangkunya berceceran darah entah darimana asalnya.  Matanya sulit untuk berkedip meski hanya 1 detik.
“Mwo? Ah mwoya! Apa kau yang menaruhnya Suzy?” tanya Seohyun kepada Suzy yang beku disebuah bangku. Suzy hanya menggelengkan kepalanya. Suasana berubah saat Krystal memasuki kelas.
“aigoo!!! O,mo!!! Seohyun! E Lo habis makan apa bangkumu seperti itu? Rakus amat!” makinya menatap rendah gadis polos itu dengan gaya mandornya.
“mollayo! maukah kau membantuku membersihkannya? Jebal, krystal.” Seohyun memohon, namun Krystal,
“mwo? Nae? Eh sok cantik banget sih lo!” Krystal melempar tasnya lalu berdiri didepan pintu. Yah, mungkin karena segerombolan namja yang baru datang, mereka adalah Jungkook, L, Luhan, & Sehun.
“Wah kalian sangat keren hari ini!” #KrikKrik tak ada yang membalas sambutannya itu kecuali Si Cadel “Sehun”.
“pasti! Dan kami sudah tau itu. Aku punya sebuah pujian untukmu,”
“mwoya?” Krystal bersemangat
“Wajahmu terlihat seperti PENJAHAT pagi ini!” Si Cadel terkagum palsu. Krystal membabi buta dalam dadanya, tapi ia tahan demi kedamaiannya dengan namja-namja itu.
Seohyun yang baru selesai membersihkan darah itu melintas keluar. Betapa paniknya Luhan & L.
“Seo? Gwenchana? Kau tak seharusnya seperti ini!” Luhan membersihkan telapak tangan kiri Seohyun.
“Seohyun, mian. Karena nae tadi gak memperhatiin kamu.” L pun ikut-ikutan bersihin tangan kiri Seohyun. Helaian lembut dari kedua namja itu tak bisa melarutkan emosinya.
“chingu! Mianhae, aku bisa melakukannya sendiri. Tapi boleh aku minta sehelai tisu?” Seohyun innocent. Kedua namja itu menatap dengan wajah kecewa namun bahagia. Pokoknya apa yang mereka rasakan tak dapat dijelaskan detailnya.
Luhan menyodorkan sekotak besar isi tisu, “ambillah semua. Tenang saja, Kalo stok tisu habis bisa beli ditoko, kalo ditoko habis akan kubuatkan teknologi alternatif untuk ini.” Luhan tersipu malu.
Tiba-tiba Suzy melangkah cepat ke arah L.
“dagagajima! Jangan dekat-dekat dia,” telunjuknya menunjuk getar ke Seohyun.
“Wae – yo?” L mendesak ingin pergi.
“kau tak tau bahwa diluar ada virus zombie yang telah menyebar. Mungkin anak ini terkena virus itu. Lihat sendiri kan tangannya? Penuh darah.” Cool Suzy merekatkan kedua alisnya.
“suzy-AH! Kau tak boleh mengatakan itu lagi,” bentak L panas pada Suzy.
Si cerdas Luhan membantah, “jangan lihat tangannya karena darah. Kalo dia zombie, harusnya wajahnya pucat dan uratnya terlihat oleh mata orang lain. Tapi lihatlah Seohyun, dia tampak FRESH hari ini. Jangan-jangan kau?”
“aniya. Mengapa kau menatapku aneh. Waeyo?” suzy membeku akan rasa takut.
“baumu. Ehmm... baumu seperti bau amis!” Luhan terheran-heran.
Sehun pun menimpali, “mungkin dia belum mencuci seragamnya berhari-hari.” #PLAKKK “cantik-cantik bau amis! ” tambahnya.
Disamping itu Krystal menyela, “sebenarnya dari tadi apa yang kalian bicarakan? Kalian semua nyuekin aku. Gak Cuma aku tapi juga Jungkook. Ya kan Jungkook Ah? JungKook ah?” Krystal marah-marah karena Jungkook yang asyik Earphone-an itu tak memperdulikannya.
“menyebalkan! Aku pergi saja kalo begitu. Aisshh!” Krystal berbalik badan sampai rambutnya mengibas si Sehun. Sehun reflek menampar krystal dari belakang.
“Hey! Iya2. Kalo mau pergi, pergi aja langsung gausah ngomong2. BYE MAXIMAL!”
Krystal meledak , “dasar Bocah CADEL, tengik!!!”
“mwo? Siapa yang bilang “matahari panas terik hari ini?” inikan musim dingin.” Jungkook melepas earphonenya. #TelatBang
.......................................................................................................................................
TEASER… BE CONTINUE…

Soshi One

Soshi One